Kamis, 26 Januari 2017

KNPB dalam kondisi genting!!!
Hasil rapat evaluasi kinerja kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) tahun 2016 yang digelar di Kantor Sekretariat KNPB Pusat, Asrama Unit 6 Uncen, Waena, beberapa waktu lalu ricuh memperdebatkan 4 aspek dalam organisasi KNPB.

14 Aktivis KNPB ditangkap dan dibawa ke Polres Manokwari
Dalam hasil rapat tersebut, banyak menilai bahwa KNPB saat ini sedang mengalami perpecahan. Dimana perpecahan yang pertama yakni :
1) Bentrokan antara Ketua Umum KNPB, Victor Yeimo dengan Ketua Umum PNWP, Buchtar Tabuni, dimana dari penilaian Buchtar Tabuni bahwa KNPB dibawah pimpinan Victor Yeimo sudah keluar dari prinsip KNPB terdahulu, sehingga PNWP dan KNPB menyatakan berjalan dengan sendiri-sendiri.
2) Pecahnya perjuangan TPN-OPM dimana TPN OPM dan organisasi perlawanan lain saling  memperdebatkan masalah konflik internal.
3) Pecahnya 3 pilar perjuangan Papua Merdeka; TPN OPM, NRFPB dan ULMWP
4) Adanya pengkhiatan dalam diri organisasi maupun tokoh politik Papua yang menyatakan dirinya bukan bangsa Melanesia.
Dari berbagai rentetan masalah internal hingga masalah ditolak dan tidak diterimanya ULMWP untuk masuk menjadi anggota MSG ini, masyarakat Papua semakin sadar bahwa kelompok-kelompok ini tidak pantas lagi berada di tanah Papua, sebab selama ini perjuangan mereka telah gagal dan ditambah dengan perpecahan didalamnya.
Selama ada KNPB, ULMWP dan kelompok lainnya di Papua, Terlihat jelas. Sama sekali tidak memberikan sumbangsih apa-apa bagi kebaikan dan kemakmuran masyarakat Papua melainkan hanya menghambat pembangunan perekonomian di Papua yang saat ini sedang dilakukan oleh Pemerintah dan memperburuk keadaan sosial masyarakat Papua.
Sementara itu, kegiatan KNPB saat ini hanya meminta uang sumbangan di pinggir jalan dengan dalih untuk perbaikan jalan atau donasi sukarela dari masyarakat Papua yang pada kenyataannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan kelompok KNPB yang memang pada dasarnya uang yang terkumpul digunakan untuk pesta miras oleh para anggota KNPB yang hanyalah sekumpulan orang-orang pengangguran.




6 komentar:

Willi Manibor mengatakan...

bubarkan sudah

edward fonataba mengatakan...

egiatan KNPB saat ini hanya meminta uang sumbangan di pinggir jalan dengan dalih untuk perbaikan jalan atau donasi sukarela dari masyarakat Papua yang pada kenyataannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan kelompok KNPB

Ramos Semi mengatakan...

sudah miskin KNPB tinggal nunggu matinya saja

Karlo H Sahetapi mengatakan...

APa pentingnya KNPB untuk Papua tra ada KNPB semua juga berjalan normal

titus bonay mengatakan...

anggota KNPB yang hanyalah sekumpulan orang-orang pengangguran.

Wamerek mrkr mengatakan...

Teman2 jangan tangkapi serius blog tabbloidjubi.blogspot.co.id dan Papua News itu akun iteljen indonesia. Berita2 mereka muat ini berita tdk sesuai dilapangan dengan berita mereka muat ini.jgn percya berita ini